Raja Tuyul Dhana Buwana-Jimat pesugihan dan kelancaran Usaha

Jimat pesugihan dan kelancaran Usaha
Raja Tuyul Dhana Buwana
Asal: Gunung Srandil Desa Glempangpasir, Kec. Adipala, Kab. Cilacap, Jawa Tengah
Material: Logam Kuno Jenis Kuningsari/perunggu, Mata Batu Delima Alami
Ukuran: Tinggi +/- 4-5 cm (seperti di foto) 
Ini bukan tuyul biasa. Ini adalah RAJANYA.
Jika tuyul biasa adalah prajurit, figur ini adalah pemimpinnya. Dalam dunia spiritual Gunung Srandil, Raja Tuyul dikenal sebagai penjaga gerbang rezeki gaib yang bersemayam di petilasan-petilasan tua gunung tersebut.

ASAL USUL – GUNUNG SRANDIL

Gunung Srandil bukan gunung biasa. Secara geografis hanya bukit kecil di tepi Pantai Selatan, namun secara spiritual, ini adalah Pepunden Tertua di Tanah Jawa.

Berdasarkan sejarah lisan dan catatan Pemkab Cilacap, gunung ini adalah tempat turunnya wahyu pertama, petilasan Ki Semar / Kaki Tunggul Sabdo Jati, Sultan Mukhriti putra Ratu Sumenep, hingga dua prajurit Pangeran Diponegoro, Kunci Sari dan Dana Sari. Karena energi dari banyaknya leluhur itulah, Gunung Srandil menjadi pusat ritual pesugihan putih dan magnet rezeki paling aktif di jalur Pantai Selatan, terutama pada malam Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon di Bulan Sura.

Konon, Raja Tuyul ini ditarik melalui proses tirakat 7 malam di puncak Srandil, tepat di dekat Petilasan Eyang Sukma Sejati. Wujudnya yang anda lihat di foto adalah wujud aslinya saat tertangkap mata batin: bertanduk dua, bermata merah delima, dengan untaian mustika di ubun-ubun sebagai tanda kekuasaan.

CIRI KHAS FISIK

  • Mahkota Tanduk Kembar: Simbol pangkat Raja di kerajaan gaib Srandil
  • Mata Merah Delima Hidup: Mata yang sudah melek, tanda khodam siap mengabdi
  • Unal Dhana di Dahi: Simbol mata ketiga pembuka gerbang harta Pantai Selatan
  • Wujud Wesi Kuning Srandil: Material emas tua berpori khas temuan tanah Srandil yang angker

TUAH DAN MANFAAT (Menurut Kepercayaan Penggiat Spiritual)

Energi Raja Tuyul bersifat memimpin dan memerintah, bukan bekerja sendiri. Jadi tuahnya disebut jauh di atas tuyul biasa.

  1. Inti Pesugihan & Pelancar Rezeki:
    Dipercaya sebagai magnet uang paling kuat. Memanggil dan memerintah tuyul-tuyul kecil untuk menarik rezeki dari alam gaib. Cocok untuk pedagang yang warungnya sepi, pengusaha yang usahanya seret.
  2. Kekayaan Bertingkat:
    Jika tuyul biasa hanya mengambil uang receh, Raja Tuyul dipercaya mampu menarik dalam jumlah lebih besar dan menjaga agar uang tidak cepat habis (money keeper).
  3. Penjaga Harta (Anti Boros):
    Energinya mengunci lemari, dompet, dan brankas. Uang lebih betah di rumah, terhindar dari sifat boros dan pengeluaran tak terduga.
  4. Pagar Gaib Usaha:
    Menangkal sihir penglaris milik pesaing, santet usaha, dan jin pengganggu toko. Lawan jenis dari tuyul biasa akan takut dengan kehadiran Rajanya.
  5. Kewibawaan & Pengasihan:
    Pemiliknya akan terlihat lebih berwibawa di depan bawahan dan disegani kawan bisnis. Energi merah delima pada matanya juga berfungsi untuk pengasihan dagang.

PANTANGAN & PERAWATAN

  • Ini adalah pesugihan golongan PUTIH (tanpa tumbal nyawa), namun tetap ada etika:
  • Pantangan: Jangan diajak untuk mencuri harta milik orang yang sudah jelas miskin / yatim piatu. Jangan diletakkan di bawah, jangan dilangkahi, dan jangan dibawa ke tempat maksiat.

Perawatan: Cukup berikan minyak Zafaron / Cendana 3 tetes setiap Malam Jumat Kliwon, dan letakkan di tempat tinggi yang bersih (di atas etalase atau di dalam brankas). Sesekali beri sesaji permen atau susu sebagai bentuk penghargaan.
Kunci: Niatkan untuk membantu kelancaran usaha, bukan untuk malas bekerja.

 Mahar ; Rp.2.758.000,-


Pusaka Kepompong Emas Jala Sutra Kembar - Tarikan Alas Krendowahono Karanganyar

Mustika Pesugihan Putih

MUSTIKA LANGKA - KEPOMPONG EMAS KEMBAR DARI HUTAN KERAMAT KRENDOWAHONO

Alhamdulillah, telah berhasil ditampilkan sepasang Pusaka Kepompong Emas Jala Sutra asli tarikan dari Alas Krendowahono, Gondangrejo, Karanganyar - hutan keramat penjaga utara Keraton Mataram Islam.

Benda bertuah ini didapatkan dalam kondisi kembar, pamor utuh, dan masih sangat wingit. Ditemukan dalam laku tirakat di punden keramat Alas Krendowahono.

ASAL-USUL KERAMAT

Alas Krendowahono bukan hutan biasa. Secara spiritual, hutan ini diyakini sebagai tempat bersemayamnya Bathari Kalayuwati - sosok gaib penjaga Keraton Kasunanan Surakarta. Hingga kini Keraton Solo masih rutin menggelar ritual sakral Sesaji Mahesa Lawung di dalam hutan ini untuk memohon keselamatan.

Secara sejarah, hutan ini adalah saksi bisu perjuangan Pangeran Diponegoro dan Paku Buwono V dalam menyusun siasat melawan penjajah Belanda. Konon, tentara Belanda yang masuk mengejar ke dalam hutan ini tidak pernah kembali.

Karena kesakralannya, Alas Krendowahono menjadi salah satu titik penarikan pusaka paling aktif di tanah Jawa. Soekarno dan Soeharto pun dikabarkan pernah menyepi di hutan ini.

WUJUD FISIK

Nama: Kepompong Emas / Kepompong Jala Sutra

Jumlah: 2 buah (Kembar Pasangan)

Bahan: Besi Kuning / Wesi Kuning Kuno - Kuningan Bertuah, bukan emas perhiasan

Ukuran: Panjang sekitar 3 cm

Pamor: Alur serat Jala Sutra terlihat jelas, pamor tua alami, ukiran alam seperti kepompong ulat sutra

Kondisi: Utuh, asli tarikan alam gaib, bukan cetakan pabrik

Dua kepompong kembar seperti ini sangat jarang didapatkan. Dalam dunia pusaka, kembar melambangkan keseimbangan dan kesempurnaan hajat.

 

TUAH DAN KHASIAT YANG DIPERCAYA

Menurut kepercayaan dan pengalaman para pemilik sebelumnya, Kepompong Emas Jala Sutra dari Krendowahono ini diyakini memiliki tuah untuk:

1. Pesugihan Putih & Pelancar Rezeki: Dipercaya sebagai jimat pelancar rezeki, mengundang datangnya rezeki dari segala arah seperti ulat yang menghasilkan sutra emas.
2. Pelaris Usaha Tingkat Tinggi: Sangat cocok untuk pedagang, pengusaha, pemilik warung dan toko agar dagangan laris manis.
3. Pengasihan dan Kewibawaan: Pemiliknya akan terlihat lebih berwibawa dan disegani, memancarkan aura emas.
4. Penjaga Gaib: Sebagai pagar gaib dari gangguan energi negatif dan niat jahat orang lain. Tuah dari Bathari Kalayuwati dipercaya sebagai pelindung.
5. Sarana Pengikat Hajat: Untuk mengikat dan mempercepat terkabulnya segala hajat dan cita-cita.

Catatan: Segala tuah adalah sarana ikhtiar, hasil akhir tetap atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa.

UNTUK SIAPA PUSAKA INI COCOK?

Pusaka ini sangat cocok untuk Anda yang sedang berjuang dalam masalah ekonomi, usaha yang seret, jabatan yang ingin naik, atau yang ingin memiliki pegangan spiritual dari tanah keramat yang masih aktif ritualnya.

CARA PERAWATAN

Sangat mudah, tidak perlu ritual berat. Cukup:

Olesi minyak non-alkohol (Misimik Hitam / Melati Keraton) seminggu sekali

Simpan di tempat bersih, bisa di dompet, kotak pusaka dengan alas kain merah, atau tempat usaha

Hindari dibawa ke tempat kotor / maksiat

MAHAR & KEASLIAN

Kami jamin keaslian tarikan dari Alas Krendowahono. Barang seperti di foto, tanpa rekayasa. Stok hanya 1 pasang kembar ini saja, tidak ada yang sama persis di dunia karena ini adalah benda alam gaib.

Siapa cepat dia dapat. Pusaka memilih pemiliknya.

Mahar ; 2.750.000,-

TONGKAT KOMANDO CACING KANIL PAMOR SINGKIR

Koleksi Pusaka Jawa Edisi Kolektor Bukan sekedar tongkat, ini adalah pusaka warisan perwira. Tongkat Komando Cacing Kanil Pamor Singkir adalah salah satu varian tombak pusaka yang paling unik dan kini sangat langka dalam kondisi utuh. Di balik kesederhanaan bentuk luarnya sebagai tongkat, tersimpan bilah pusaka ber-luk yang penuh filosofi dan tuah perlindungan.

Tongkat Komando Cacing Kanil adalah transformasi dari Tombak Cacing Kanil, dhapur tombak luk  5 yang dalam Babad Pajajaran Dumugi Demak disebutkan menjadi pegangan para perwira Demak Bintoro untuk menembus baju zirah. Karena ukurannya yang ramping dan panjang, tombak ini sangat ideal dijadikan isian tongkat komando — berwibawa sebagai tongkat, berdaya sebagai pusaka.

Pusaka yang satu ini hadir dengan pamor langka Singkir.

SPESIFIKASI DETAIL

Jenis: Keris Tongkat / Tombak Cacing Kanil

Dhapur: Cacing Kanil (Luk 5)

Pamor: Singkir (Tolak Bala)

Panjang Keseluruhan: 50 cm

Panjang Bilah sampai Handel: 27 cm

Material Bilah: Baja Pamor tempa tradisional

Material Warangka / Tongkat: Kayu Gading Tua, serat halus dan kokoh

Kondisi: Koleksi terawat, bilah utuh, pamor jelas, warangka presisi

KEISTIMEWAAN PAMOR SINGKIR

Berbeda dengan pamor Wos Wutah atau Kulit Semangka, Pamor Singkir memiliki motif garis-garis tegas memanjang dari pangkal hingga ujung bilah.

Nama Singkir diambil dari Empu Singkir dari era Pajajaran, Majapahit, hingga Mataram. Filosofinya adalah "Menyingkirkan".

Tuah yang dipercaya:

Menyingkirkan hal-hal buruk dan energi negatif

Tolak Bala — Kalis ing Sambikolo

Menolak bahaya api, air, angin, dan segala halangan

Memberikan ketentraman batin dan keselamatan bagi pemiliknya

Pamor ini tergolong langka dan bernilai tinggi karena proses penempaannya yang tidak mudah.


FILOSOFI CACING KANIL

Bentuknya yang seperti cacing menggeliat ke segala arah bukan tanpa makna:

Keuletan & Ketekunan: Seperti cacing yang terus bergerak maju tanpa henti, mengajarkan pemilik untuk pantang menyerah.

Keluwesan & Adaptif: Mampu mencari celah dan menyesuaikan diri di setiap situasi sulit.

Kecil Tapi Mematikan: Simbol kecerdikan — tidak perlu besar untuk berwibawa dan berpengaruh.

Penembus Kesulitan: Konon mampu menembus kesulitan layaknya menembus baju zirah.

Di masyarakat Gunung Kidul, dapur ini juga dikenal sebagai "Silur" yang dipercaya sebagai penawar bisa.

UNTUK SIAPA PUSAKA INI?

Sangat cocok untuk:

Kolektor pusaka yang mencari item langka dan tidak pasaran
Pemimpin, pengusaha, dan profesional yang membutuhkan simbol kewibawaan dan perlindungan
Ageman pribadi untuk ketenangan dan tolak bala
Pelengkap busana adat Jawa yang berkarakter

PERAWATAN

Cukup diolesi minyak pusaka (minyak cendana / misik) tipis-tipis sebulan sekali dan disimpan di tempat kering. Jangan dicuci dengan bahan kimia agar pamor tetap hidup.

Pusaka yang baik akan memilih tuannya. Jika hati Anda terpaut saat melihatnya, mungkin inilah jodohnya.

Minat serius? Silakan chat untuk detail Foto dan video detail pamor.
Mahar : Rp. 3.250.000,-


Keris Jimatan Kanjeng Kyai Naga Kikik Wahyu Kadaton

Jimatan
Pusaka Tua – Warisan Adiluhung Nusantara
Di antara sekian banyak pusaka yang lahir dari peradaban agung tanah Jawa, terdapat pusaka-pusaka tertentu yang tidak hanya dipandang sebagai senjata, melainkan juga sebagai simbol kebijaksanaan, kewibawaan, dan kehormatan seorang pemiliknya. Salah satunya adalah Kanjeng Kyai Naga Kikik Wahyu Kadaton.

Keris ini memancarkan pesona klasik yang mengingatkan pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan besar Nusantara, ketika para empu pilihan mencurahkan laku batin, doa, dan ketekunan dalam menempa sebilah pusaka yang bukan sekadar besi, melainkan sebuah karya adiluhung bernilai budaya tinggi.

Sosok Naga Kikik yang tergambar pada bilahnya melambangkan kekuatan yang terkendali, kecerdasan dalam mengambil keputusan, serta kewibawaan yang tumbuh dari kebijaksanaan. Dalam filosofi Jawa, naga bukan hanya lambang kekuatan, tetapi juga penjaga ilmu, penjaga kemakmuran, dan simbol hubungan antara manusia dengan nilai-nilai luhur kehidupan.

Pamor dan karakter bilahnya menghadirkan aura klasik yang mengingatkan pada tradisi keraton dan semangat kebesaran Majapahit. Setiap lekuk dan guratan seolah menyimpan kisah panjang perjalanan budaya Nusantara yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Nama      : Pusaka Jimatan Naga Kikik
Pamor     ; Melati Rinonce
Asal Usul ; Warisan Turun Temurun
Panjang Keseluruhan dengan warangkanya 27cm untuk panjang bilah sampai gagangnya 20cm

Kanjeng Kyai Naga Kikik Wahyu Kadaton

Menurut penuturan para sepuh dan pecinta pusaka Jawa, Kanjeng Kyai Naga Kikik Wahyu Kadaton dipercaya memiliki ansar yang melambangkan:

Peningkatan Wibawa dan Kharisma
Membantu pemiliknya tampil lebih mantap, berani, dan dihormati dalam pergaulan maupun lingkungan kerja.

Penguat Jiwa Kepemimpinan
Melambangkan sifat ksatria yang tegas namun bijaksana dalam mengambil keputusan penting.

Penolak Pengaruh Buruk
Menjadi simbol perlindungan diri dari niat tidak baik, fitnah, iri hati, dan energi negatif di lingkungan sekitar.

Pembuka Jalan Pergaulan
Melambangkan kemudahan dalam menjalin relasi, komunikasi, dan memperoleh kepercayaan dari banyak pihak.

Penguat Keteguhan Batin
Membantu pemilik untuk tetap tenang, fokus, dan tidak mudah goyah ketika menghadapi tekanan hidup.

Pelancar Ikhtiar Rezeki
Dalam tradisi kejawen, sosok naga sering dikaitkan dengan penjaga kemakmuran dan kelancaran usaha yang dijalankan dengan niat baik serta kerja keras.

Penambah Rasa Percaya Diri
Melambangkan keberanian untuk melangkah, berbicara, dan memperjuangkan tujuan hidup.

Pelindung Kehormatan Keluarga
Menjadi simbol penjaga martabat, nama baik, dan warisan luhur yang diturunkan dari leluhur.


Sabda Filosofi

"Sapa kang bisa nguwasani napsune, bakal nguwasani uripe. Sapa kang ngreksa drajate, bakal tinuntun marang kamulyan."

"Barang siapa mampu mengendalikan dirinya, akan mampu mengendalikan hidupnya. Barang siapa menjaga kehormatannya, akan dituntun menuju kemuliaan."

Pamor Tuah Koleksi

Kanjeng Kyai Naga Kikik Wahyu Kadaton merupakan simbol perpaduan antara kewibawaan, perlindungan, dan kemakmuran. Dalam tradisi Jawa, pusaka ini melambangkan seorang pemimpin yang mampu menjaga keseimbangan antara kekuatan, kebijaksanaan, dan welas asih kepada sesama. Cocok dijadikan koleksi bagi pecinta budaya, pelestari pusaka Nusantara, maupun mereka yang mengagumi filosofi adiluhung Keraton Jawa dan Majapahit.

 Mahar Ihklas ; Rp.2.785.000,-


Leak Siwa Klakah

Leak Siwa Klakah
Dalam mitologi Bali, Leak adalah penyihir jahat. Le artinya penyihir dan ak artinya jahat. Leak hanya bisa dilihat di malam hari oleh para dukun pemburu leak. Di siang hari ia tampak seperti manusia biasa, sedangkan pada malam hari ia berada di kuburan untuk mencari organ-organ dalam tubuh manusia yang digunakannya untuk membuat ramuan sihir.
Menurut kepercayaan orang Bali Leak adalah manusia biasa yang mempraktekkan sihir jahat dan membutuhkan darah embrio agar dapat hidup. Dikatakan juga bahwa Leak dapat mengubah diri menjadi babi atau bola api, sedangkan bentuk Leyak yang sesungguhnya memiliki lidah yang panjang dan gigi yang tajam. Beberapa orang mengatakan bahwa sihir Leak hanya berfungsi di pulau Bali, sehingga Leak hanya ditemukan di Bali.

Leak siwa klakah inilah yang tertinggi. Sebab dari ketujuh cakranya mengeluarkan cahaya yang sesuai dengan kehendak batinnya.
Mustika Leak Siwa Klakah ini kami dapatkan dari seorang Kolektor Benda Antik Bertuah yang asal usulnya jelas.Fungsi atau tuahnya hampir serupa dengan Jenis Batara Karang Dan Jenglot. Namun Khusus Untuk Leak Siwa Klakah ini cenderung untuk pertahan dan Penyerangan.
  1. Daya Gaib yang ada dalam Liontin Leak Siwa Klakah ini mampu melindungi pemiliknya dari segala jenis kejahatan yang membahayakan pemilik.Baik itu kejahatan yang berasal dari Manusia maupun bangsa gaib. 
  2. Daya Gaibnya mampu memproteksi segala jenis Gangguan negatif,Pemiliknya akan terhindar dari segala perkara yang merugikan,terhindar dari persaingan usaha tidak sehat,kiriman ilmu hitam akan otomatis kembali kepada pengirimnya,Terhindar dari segala jenis ilmu pangleakan,sihir,santet,tenung,tedung dan lain sebagainya.
  3. Leak ini bisa juga di gunakan untuk menyerang musuh secara gaib,menutup usaha lawan,pembangkrutan usaha dan lain sebagainya.
  4. Leak ini memiliki 7 kekuatan gaib yang memiliki fungsi yang berbeda-beda,Dengan mendaya gunakan kekuatan gaib yang ada dalam Liontin Leak ini bisa kita gunakan untuk berbagai hajat dan keperluan,Baik yang bersifat Positif maupun negatif semua tergantung nita dan tujuan kita.
  5. Tidak perlu panjang lebar kami jabarkan Fungsi lain dari Liontion Leak ini,Karean kami yakin anda semua sudah bisa mengambil kesimpulan bahwasannya Liontin sungguh menawan dan kekuatan gaibnya bisa di gunakan untuk tujuan apa saja sekehendak hati pemiliknya. Sungguh langka sebuah benda yang memiliki daya multifungsi.
Jenis Pusaka Bertuah Berwujud Unik dan Langka
Asal Muasal pertama kali di peroleh Dari Penemuan Alam
Mahar Ihklas ; Rp.2.555.0000,-
Pemakaian akan kami lampirkan dalam pengiriman paket lengkap dan Bebas Konsultasi 24 Jam Gratis.
Pemakaian dan Perawatan Mudah dan tidak ribet.