TONGKAT KOMANDO CACING KANIL PAMOR SINGKIR

Koleksi Pusaka Jawa Edisi Kolektor Bukan sekedar tongkat, ini adalah pusaka warisan perwira. Tongkat Komando Cacing Kanil Pamor Singkir adalah salah satu varian tombak pusaka yang paling unik dan kini sangat langka dalam kondisi utuh. Di balik kesederhanaan bentuk luarnya sebagai tongkat, tersimpan bilah pusaka ber-luk yang penuh filosofi dan tuah perlindungan.

Tongkat Komando Cacing Kanil adalah transformasi dari Tombak Cacing Kanil, dhapur tombak luk  5 yang dalam Babad Pajajaran Dumugi Demak disebutkan menjadi pegangan para perwira Demak Bintoro untuk menembus baju zirah. Karena ukurannya yang ramping dan panjang, tombak ini sangat ideal dijadikan isian tongkat komando — berwibawa sebagai tongkat, berdaya sebagai pusaka.

Pusaka yang satu ini hadir dengan pamor langka Singkir.

SPESIFIKASI DETAIL

Jenis: Keris Tongkat / Tombak Cacing Kanil

Dhapur: Cacing Kanil (Luk 5)

Pamor: Singkir (Tolak Bala)

Panjang Keseluruhan: 50 cm

Panjang Bilah sampai Handel: 27 cm

Material Bilah: Baja Pamor tempa tradisional

Material Warangka / Tongkat: Kayu Gading Tua, serat halus dan kokoh

Kondisi: Koleksi terawat, bilah utuh, pamor jelas, warangka presisi

KEISTIMEWAAN PAMOR SINGKIR

Berbeda dengan pamor Wos Wutah atau Kulit Semangka, Pamor Singkir memiliki motif garis-garis tegas memanjang dari pangkal hingga ujung bilah.

Nama Singkir diambil dari Empu Singkir dari era Pajajaran, Majapahit, hingga Mataram. Filosofinya adalah "Menyingkirkan".

Tuah yang dipercaya:

Menyingkirkan hal-hal buruk dan energi negatif

Tolak Bala — Kalis ing Sambikolo

Menolak bahaya api, air, angin, dan segala halangan

Memberikan ketentraman batin dan keselamatan bagi pemiliknya

Pamor ini tergolong langka dan bernilai tinggi karena proses penempaannya yang tidak mudah.


FILOSOFI CACING KANIL

Bentuknya yang seperti cacing menggeliat ke segala arah bukan tanpa makna:

Keuletan & Ketekunan: Seperti cacing yang terus bergerak maju tanpa henti, mengajarkan pemilik untuk pantang menyerah.

Keluwesan & Adaptif: Mampu mencari celah dan menyesuaikan diri di setiap situasi sulit.

Kecil Tapi Mematikan: Simbol kecerdikan — tidak perlu besar untuk berwibawa dan berpengaruh.

Penembus Kesulitan: Konon mampu menembus kesulitan layaknya menembus baju zirah.

Di masyarakat Gunung Kidul, dapur ini juga dikenal sebagai "Silur" yang dipercaya sebagai penawar bisa.

UNTUK SIAPA PUSAKA INI?

Sangat cocok untuk:

Kolektor pusaka yang mencari item langka dan tidak pasaran
Pemimpin, pengusaha, dan profesional yang membutuhkan simbol kewibawaan dan perlindungan
Ageman pribadi untuk ketenangan dan tolak bala
Pelengkap busana adat Jawa yang berkarakter

PERAWATAN

Cukup diolesi minyak pusaka (minyak cendana / misik) tipis-tipis sebulan sekali dan disimpan di tempat kering. Jangan dicuci dengan bahan kimia agar pamor tetap hidup.

Pusaka yang baik akan memilih tuannya. Jika hati Anda terpaut saat melihatnya, mungkin inilah jodohnya.

Minat serius? Silakan chat untuk detail Foto dan video detail pamor.
Mahar : Rp. 3.250.000,-