Keris Jimatan Kanjeng Kyai Naga Kikik Wahyu Kadaton

Jimatan
Pusaka Tua – Warisan Adiluhung Nusantara
Di antara sekian banyak pusaka yang lahir dari peradaban agung tanah Jawa, terdapat pusaka-pusaka tertentu yang tidak hanya dipandang sebagai senjata, melainkan juga sebagai simbol kebijaksanaan, kewibawaan, dan kehormatan seorang pemiliknya. Salah satunya adalah Kanjeng Kyai Naga Kikik Wahyu Kadaton.

Keris ini memancarkan pesona klasik yang mengingatkan pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan besar Nusantara, ketika para empu pilihan mencurahkan laku batin, doa, dan ketekunan dalam menempa sebilah pusaka yang bukan sekadar besi, melainkan sebuah karya adiluhung bernilai budaya tinggi.

Sosok Naga Kikik yang tergambar pada bilahnya melambangkan kekuatan yang terkendali, kecerdasan dalam mengambil keputusan, serta kewibawaan yang tumbuh dari kebijaksanaan. Dalam filosofi Jawa, naga bukan hanya lambang kekuatan, tetapi juga penjaga ilmu, penjaga kemakmuran, dan simbol hubungan antara manusia dengan nilai-nilai luhur kehidupan.

Pamor dan karakter bilahnya menghadirkan aura klasik yang mengingatkan pada tradisi keraton dan semangat kebesaran Majapahit. Setiap lekuk dan guratan seolah menyimpan kisah panjang perjalanan budaya Nusantara yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Nama      : Pusaka Jimatan Naga Kikik
Pamor     ; Melati Rinonce
Asal Usul ; Warisan Turun Temurun
Panjang Keseluruhan dengan warangkanya 27cm untuk panjang bilah sampai gagangnya 20cm

Kanjeng Kyai Naga Kikik Wahyu Kadaton

Menurut penuturan para sepuh dan pecinta pusaka Jawa, Kanjeng Kyai Naga Kikik Wahyu Kadaton dipercaya memiliki ansar yang melambangkan:

Peningkatan Wibawa dan Kharisma
Membantu pemiliknya tampil lebih mantap, berani, dan dihormati dalam pergaulan maupun lingkungan kerja.

Penguat Jiwa Kepemimpinan
Melambangkan sifat ksatria yang tegas namun bijaksana dalam mengambil keputusan penting.

Penolak Pengaruh Buruk
Menjadi simbol perlindungan diri dari niat tidak baik, fitnah, iri hati, dan energi negatif di lingkungan sekitar.

Pembuka Jalan Pergaulan
Melambangkan kemudahan dalam menjalin relasi, komunikasi, dan memperoleh kepercayaan dari banyak pihak.

Penguat Keteguhan Batin
Membantu pemilik untuk tetap tenang, fokus, dan tidak mudah goyah ketika menghadapi tekanan hidup.

Pelancar Ikhtiar Rezeki
Dalam tradisi kejawen, sosok naga sering dikaitkan dengan penjaga kemakmuran dan kelancaran usaha yang dijalankan dengan niat baik serta kerja keras.

Penambah Rasa Percaya Diri
Melambangkan keberanian untuk melangkah, berbicara, dan memperjuangkan tujuan hidup.

Pelindung Kehormatan Keluarga
Menjadi simbol penjaga martabat, nama baik, dan warisan luhur yang diturunkan dari leluhur.


Sabda Filosofi

"Sapa kang bisa nguwasani napsune, bakal nguwasani uripe. Sapa kang ngreksa drajate, bakal tinuntun marang kamulyan."

"Barang siapa mampu mengendalikan dirinya, akan mampu mengendalikan hidupnya. Barang siapa menjaga kehormatannya, akan dituntun menuju kemuliaan."

Pamor Tuah Koleksi

Kanjeng Kyai Naga Kikik Wahyu Kadaton merupakan simbol perpaduan antara kewibawaan, perlindungan, dan kemakmuran. Dalam tradisi Jawa, pusaka ini melambangkan seorang pemimpin yang mampu menjaga keseimbangan antara kekuatan, kebijaksanaan, dan welas asih kepada sesama. Cocok dijadikan koleksi bagi pecinta budaya, pelestari pusaka Nusantara, maupun mereka yang mengagumi filosofi adiluhung Keraton Jawa dan Majapahit.

 Mahar Ihklas ; Rp.2.785.000,-